Di kala ku ingin memebantu ku anggap sahabat sejati
di situ ku selalu jatuh karena rasa belas kasihan
yang tidak bisa melihat diriku sendiri
bukan niatku untuk tidak berlaku adil tapi aku tetap tidak bisa
mengambil keputusan bahwa aku harus terus terang terhadap temanku sendiri
janganlah jadikan diriku sebagai injakkan kakimu,
karena ku selalu diam terhadapmu,
hargailah diriku sebagaimana aku menghargaimu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment